Sabtu, 14 April 2012
Troubleshooting Pada Pheriperal Akibat Kurang Menjaga Kebersihan
Debu merupakan salah satu jenis kotoran yang terdapat pada periferal
komputer. Debu dapat masuk kedalam komponen yang berada di luar
atau akibat dari fan yang menyedot udara. Debu-debu ini akan sangat
mengganggu fungsi dari sebuah periferal, karena debu dapat
menghalangi arus listrik. Tinta atau kotoran cair yang berasal dari
minuman juga sangat sering terjadi dan menyebabkan masalah pada
periferal komputer. Berikut jenis masalah yang timbul pada beberapa
periferal komputer:
a) Keyboard.
Debu dan kotoran dapat masuk ke dalam keyboard melalui sela-sela
tombol pada keyboard. Debu dan kotoran akan menumpuk menjadi
banyak dan mengeras sehingga akan mengganggu kenyamanan dalam
menekan tombol atau tombol keyboard akan menjadi keras. Selain
debu dan kotoran padat, kotoran jenis cair juga sangat sering terjadi.
Minuman yang tumpah merupakan penyebab yang sering terjadi yang
membuat keyboard macet, tombol seperti terpencet terus, dan juga
dapat terjadi hubung pendek yang dapat mengakibatkan keyboard tak
dapat dipakai kembali, dan yang paling parah menyebabkan port PS/2
pada motherboard rusak.
b) Monitor
Debu pada monitor akan membuat layar buram dan jika debu tersebut
sudah menempel pada layar kemudian cara membersihkannya tidak
benar dapat menggores layar monitor. Selain pada layar, debu juga
dapat menutupi fentilasi udara pada monitor yang akan menimbulkan
panas yang berlebihan pada monitor. Untuk kotoran cair yang masuk ke dalam monitor dapat mengakibatkan kerusakan monitor.
c) Fan
Debu pada fan sangat sering dijumpai jika periferal komputer terletak
pada ruang terbuka atau banyak debu. Karena debu ini akan tersedot
oleh fan casing maupun fan periferal yang lain. Debu ini akan
menghambat putaran fan jika telah menempel pada poros dari fan
tersebut.
d) Printer
Printer merupakan periferal komputer yang sangat rawan terkena
kotoran baik cair maupun debu. Untuk debu akan berakibat roller pemutar kertas menjadi terhambat hal ini terjadi jika debu sudah menumpuk terlalu banyak. Sedangkan untuk kotoran cair disebabkan oleh tinta yang tumpah. Selain akan mengotori printer tinta dapat mengotori head atupun catridge. Perlu diketahui bahwa catriadge merupakan komponen yang sangat rawan, sehingga trouble yang
paling parah adalah catridge mati merupakan kasus yang sering terjadi
akibat tinta yang berlebihan.
e) Mouse
Mouse merupakan periferal paling rawan terhadap debu, terutama
mouse yang masih menggunakan bola. Mouse bersentuhan langsung
dengan alas (mousepad) dimana alas tersebut merupakan sumber
debu. Jika debu telah banyak yang menempel pada mouse, maka
gerakan bola tidak normal, dapat dilihat dari gerak kursor yang
meloncat - loncat ataupun dirasa sangat lambat. Hal ini akan membuat
mouse sulit diarahkan.
Prosedur Membersihkan Komponen Komputer
Untuk melakukan pembersihan komponen pada periferal harus melalui cara atau prosedure tertentu. Prosedur yang diambil harus disesuakan dengan jenis periferal dan kotoran yang berada pada periferal tersebut. Berikut langkah-langkah pembersihan komponen periferal:
a) Keyboard
Prosedur membersihkan keyboard dari kotoran cair:
· Gunakan lap kering atau tisu untuk membersihkan kotoran cair.
· Untuk membersihkannya keyboard harus di buka terlebih dahulu. Pada bagian dalam pada keyboard harus hati-hati dalam membersihkannya dikarenakan sangat rawan dengan goresan yang dapat mengakibatkan jalur menjadi putus. Untuk tombol penghantar dibersihkan satu persatu pada bagian arang atau penghantarnya. Untuk bagian konektor juga diperiksa terutama kabel, karena kabel sangat kecil dan kabel keyboard biasanya sangat mudah ke himpit baik meja maupun benda lain.
Membersihkan keyboard dari debu dan kotoran:
Gunakan kuas kecil atau vacuum cleaner dengan ujung sikat yang kecil dan sempit. Sehingga debu atau kotoran dapat mudah tersedot.
b) Mouse
Prosedur membersihkan mouse dari debu :
· Gunakan lap dan cairan pembersih kotoran atau debu yang
menempel pada bola maupun poros pada mouse.
· Cairan pembersih digunakan jika kotoran atau debu yang
menempel pada bola atau poros susah dihilangkan.
c) Monitor
Prosedur membersihkan monitor :
· Gunakan kuas kecil atau vacum cleaner dengan ujung sikat kecil
untuk membersihkan debu.
· Untuk membersihkan monitor dari kotoran cair yang menempel
pada layar, gunakan cairan pembersih kemudian dilap dengan
kain kering. Terutama pada bagian sudut dari layar.
d) Printer
Permasalahan pada printer sering diakibatkan oleh tinta yang tumpah
dan debu yang menghambat pada roller pemutar kertas. Untuk tinta
yang menempel pada body atau case printer cukup dibersihkan
dengan kain lembab. Sedangkan untuk tinta yang meluap atau tumpah
pada bagian dalam perlu digunakan tisu yang lembut dan mudah
meresap cairan. Pada head print perlu kehati-hatian dalam
mengusapkan tisu, jangan pernah menyentuh mata head dengan
tangan karena akan membuat korosi pada mata head printer.
Prosedur perawatan printer :
· Gunakan kain lembab untuk membersihkan printer. Jangan
menggunakan cairan yang mudah terbakar seperti alkohol, bensin
atau thinner. Bila cairan yang mudah terbakar berhubungan
dengan komponen elektrik di dalam printer maka dapat
mengakibatkan kebakaran atau hubung singkat. Selalu lepaskan
printer dari stop kontak pada saat printer dibersihkan.
· Jangan meletakkan printer di tempat yang tidak stabil atau mudah
terkena getaran atau goncangan. Printer dapat terjatuh dan
mengalami kerusakan.
· Jangan meletakkan printer di tempat yang lembab atau berdebu,
yang langsung terkena matahari atau dekat dengan sumber panas
atau api.
Korosi pada periferal komputer
Korosi pada komponen periferal komputer jarang sekali terjadi,
umumnya hanya terjadi pada printer. Dikarenakan bahan dari periferal
komputer umumnya terbuat dari bahan anti korosi. Sehingga untuk
jenis korosi pada periferal komputer hanya berupa: korosi pada logam,
biasanya terletak pada mat head atau konektor yang diakibatkan
tersentuh oleh tangan yang berkeringat. Korosi ini akan berakibat
mengurangi daya hantar konektor sehingga dapat mengganggu periferal.
Bahan atau peralatan untuk membersihkan periferal
Kuas merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu
atau kotoran yang tertinggal dalam periferal. Keyboard merupakan
periferal yang sering terkena debu dan kotoran yang terselip diantara
tombol tombol keyboard. Selain itu kuas juga digunakan untuk
membersihkan debu-debu yang menutup pada fentilasi pada monitor
serta dapat juga digunakan untuk membersihkan bola mouse yang
sudah mulai lambat untuk mouse-mouse lama.
b) Penyedot debu mini
Penyedot debu mini hampir sama dengan kuas yang digunakan untuk
menghilangkan debu. Namun penyedot debu lebih mudah dan lebih
bersih. Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat
dengan ukuran yang beragam, dimaksudkan untuk disesuaikan luas
sempitnya sudut-sudut pada periferal. Alat ini sangat tepat digunakan
untuk membersihkan keyboard, fentilasi udara pada monitor dan pada
fan atau kipas, bahkan sangat baik digunakan untuk membersihkan
rangkaian mainboard.
c) Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair
yang mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang masih segar
atau belum mengering. Tisu atau kain kering Kotoran cair sangat
berbahaya jika tidak segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapat
menghantarkan arus sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendek
atau kerusakan pada periferal. Tisu juga dapat digunakan untuk
memperlancar aliran tinta pada cartridge printer injek, karena sifatnya
yang mudah menyerap cairan. Sedangkan cairan pembersih digunakan
untuk membersihkan noda atau kotoran yang sudah mengering seperti
percikan dari tinta printer. Digunakan pada layar monitor, casing, body
monitor, dan body printer.
Senin, 02 April 2012
Troubleshooting Permasalahan Pada Monitor
1. Gambar Tidak Muncul
Jika gambar tidak muncul, masalahnya tidak ada sinyal gambar yang dimunculkan ke monitor. Solusinya periksa sinyal video yang terdapat pada board video adapter CRT, karena komponen ini kemungkinan rusak atau terbakar.
2. Kabel Heater Pada CRT Terbuka.
Setiap kali CRT dinyalakan, heater akan bekerja. Ketika CRT dimatikan, heater juga ikutan jadi dingin. Perubahan panas yang berulang-ulang dan dalam waktu lama akan membuat heater menjadi terbuka dan panas merembes keluar dari kabel ini.
Solusinya karena kabel heater ini terdiri dari tiga macam (merah, hijau, biru) kita dapat melihat kerusakannya pada warna yang akan muncul. Akan tetapi, kabel ini tidak dapat diganti kecuali anda mengganti tabung katodanya sama selaki. Bila kabel ini rusak, praktis anda harus mengganti monitor anda dengan yang baru.
3. Katoda Terhubung Dengan Control Grid.
Katoda adalah bahan yang terbuat dari logam tidak tahan korosi, sehingga memungkinkan terhubung dengan control grid. Apabila hal ini terjadi, control grid akan kehilangan efektivitaasnya, dan akan berakibatkan warna yang muncul menjadi soak alias pudar. Pada umumnya, gejala ini seringkali muncul.
Solusinya bila sudah terjadi kontak, tidak ada yang mungkin bisa dilakukan. Yang paling baik adalah mencegah terjadinya kontak antara katoda dan control grid, dengan memberikan pembatas antara control grid dengan seluruh katoda.
4. Satu atau Lebih Warna Tampak Lemah.
Jika satu atau lebih warna tampak lemah, maka masalah ini pada umumnya terjadi karena pada katoda terbentuk lapisan ionik yang menghambat pelepasan elektronmenuju layar. Gejala semacam ini membuat katoda menjadi kurang efektif dalam menembakkan elektron, yang mengakibatkan lemahnya warna pada layar monitor. Gejala ini akan terlihat di mana salah satu warna yang dihasilkan di layar monitor tampak lebih lemah.
Solusinya periksa drive board video CRT anda, apakah ikatan solder pada salah satu tabungnya kendor atau lepas. Solder ikatannya. Bila gambar sudah terlampau buram, satu-satunya kemungkinan adalah mengganti tabungnya. Namun, biasanya kerusakan semacam ini hanya terjadi setelah penggunaan dalam waktu lama.
5. Fosfor Pada Tabung Katoda Tampak Kusam.
Fosfor merupakan senyawa kimia yang akan memunculkan warna tertentu ketika terkena sinar elektron berenergi tinggi. Pada monitor lama, kita seringkali menjumpai gambar yang tampak kuyu, dengan kontras warna yang bisa diatur maksimal.
Solusinya tidak ada cara lain kecuali mengganti tabung katoda, tetapi umur fosfor bisa dihemat dengan mengatur brightness pada tingkat minimum dan anda bisa memasang screen saver pada layar monitor untuk mengurangi peredaran fosfor yang terlalu lama.
6. Control Grid Pada CRT Terbuka.
Control grid digunakan untuk membatasi sinar yang dihasilkan oleh katoda, dengan memasang suatu muatan potensial pada grid. Bila control grid terbuka, akibatnya tidak ada lagi muatan potensial pada grid untuk mengontrol intensitas sinar dan sinar akan memancar dengan intensitas penuh
Solusinya, periksa apakah katoda dengan control gird heater dengan katoda terjadi hubungan pendek (short) atau tidak. Bila anda tidak menemukan hubungan pendek (diperiksa dengan menggunakan multimeter) control grid kemungkinan telah terbuka. Solusi satu-satunya tabung harus diganti.
7. Focus Grid Pada CRT Terbuka.
Oksidasi dapat membuat hubungan pendek antara katoda dengan kontrol grid atau control grid dengan screen grid. Screen grid berfungsi untuk mengarajhakan gerakan elektron menuju layar. Bila screen grid mengalamu hubungan pendek, energi elektron yang memancar ke layar akan berkurang sehingga akan mengurangi intensitas sinar yang berpendar pada fosfor dan dengan demikian akan mengurangi kecerahan gambar secara keseluruhan. Pada beberapa kasus yang parah, justru gambar tidak muncul sama sekali.
Solusinya, anda dapat mengukur apakah terjadi hubungan pendek pada screen grid atau tidak, dengan menggunakan multimeter untuk mengukur voltase pada grid tersebut. Biasanya grid memiliki voltase antara 250 sampai dengan 750 volt pada situasi normal. Bila voltase terlampau rendah, matika monitor lalu lepaskan drive board video yang ada di leher tabung kemudian restart monitor dan ukur kembali voltasenya. Bila voltase screen grid kembali normal bisa dipastikan bahwa screen grid mengalami hubungan pendek. Bila voltase tetap rendah, kita boleh curiga terjadi kerusakan pada sirkuit yanhg mengatur voltase pada screen.
8. Gambar Tampak Merah atau Biru Kehijauan.
Apabila gambar tampak merah atau biru kehijauan (mendekati cyan), masalahnya adalah terdapat problem pada sirkuit video untuk jalur merah.
Solusinya, pastikan sebelumnya bahwa kontrol setting monitor berada pada kondisi normal. Bila control warna diset pada kondisi baik sementara warna kemerahan tidak juga hilangh, periksalah sirkuit drive video yang tersambung dengan warna merh. Kita memerluan osiloscope untuk melacak sinyal video input dan video output. Bila tidk terdapat sinyal video merah pada amplifier input, periksa sambungan antara monitor dengan board video adapter. Bila koneksi baik, cobalah gunakan monitor lain yang bekerja baik. Bila problem tetap terjadi pada monitor tersebut, gantilah board video adapter pada monitor yang rusak. Kita dapat membandingkan karakteristik sinyal antara monitor yang rusak dengan monitor yang baik lalu menarik kesimpulan, dimana letak masalahnya. Bila anda tidak memiliki alat semacam osiloskop dan tidak terlalu ingin ribet, langsung saja ganti seluruh board video adapternya.
9. Gambar Tampak Tua Dengan Warna Biru atau Muncul Warna Kekuning-kuningan.
Apabila gambar tampak tua dengan warna biru atau muncul warna kekuning-kuningan, masalahnya adalah sirkuit drive video jalur warna biru rusak.Solusinya sama seperti problem sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk memeriksa sumber kerusakan. Sebelumnya, kita harus memastikan bahwa setting warna pada monitor berada pada posisi normal.
10. Gambar Tampak Tua Kehijauan atau Merah Kebiruan.
Jika gambar tampak tua kehijauan atau merah kebiruan (mendekati magenta), masalahnya adalah sirkuit drive jalur warna hijau rusak. Solusinya sama seperti problem sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk memeriksa sumber kerusakan. Untuk ketiga masaah terakhir, bilamana sinyal video yang diukur bekerja dengan baik, tetapi tetap muncul masalah yang sama, curigai kerusakan pada CRT itu sendiri. Kemungkinan, katoda atau kontrol gridnya yang rusak. Bila anda memiliki alat untuk mengetes CRT, periksa tabungnya apakah masih baik atau memang sudah soak. Bila hasilnya buruk, mau tidak mau anda harus mengganti tabungnya.
11. Garis Horizontal atau Vertikal Muncul di Tengah Layar.
Apabila garis horizontal atau vertikal muncul di tengah layar, masalahnya terjadi kerusakan pada sirkuit drive horizontal atau vertikal.Solusi untuk praktisnya, anda mengganti board monitor utama. Bila anda sedikit mau bersusah payah, anda perlu untuk memeriksa sirkuit yang menghasilkan sapuan vertikal pada board. Periksa apakah semua kabel terhubung dengan baik. Kadangkala, kerusakan ini disebabkan oleh kabel-kabel yang kendor akibat panas yang berlebihan di dalam sistem monitor.
12. Gambar Hanya Muncul di Bagian Atas atau Bawah Monitor.
Apabila gambar hanya muncul di bagian atas atau bawah monitor, kemungkinan besar masalahnya ada pada amplifier vertikal
Solusinya, gunakan osiloskop untuk memeriksa amplifier ini. Bila tidak ada alat tersebut, ganti board utama monitor, lalu ketika gambar sudah tersimpan kembali, pastikan untuk memeriksa linearitas vertikal monitor.
13. Tidak Ada Gambar Maupun Raster.
Apabila tidak ada gambar maupun raster, masalahnya adalah sambungan kabel monitor ke CPU dan video card tidak berfungsi benar, atau sirkuit dalam monitor rusak.
Solusinya pastikan terlebih dahulu bahwa CPU dan video card bekerja baik. Setelah itu, periksa monitor yang rusak lalu cobalah menyalakan brightness dan contrastnya. Mulailah dengan memeriksa sinyal sinkronisasi vertikal dan horizontalnya. Bila tidak ada sinyal, tidak akan muncul raster. Bila sinyal ada, kemungkinan besar masalahnya ada pada sirkuit pengatur voltase tinggi atau drive horizontal tidak bekerja dengan mengatasinya dengan baik. Jika salah satu output dari power supply bermasalah, kita dapat mengatasinya dengan memeriksa rangkaian power supply atau mengganti dengan power supply yang baru.
14. Karakter yang Muncul di Layar Tidak Sempurna.
Jika karakter yang muncul di layar tidak sempurna, masalahnya monitor terganggu oleh keberadaan peranti lain yang memancarkan gelombang tertentu. Peranti lain itu contohnya radio, televisi, ponsel, atau monitor lain yang memancarkan gelombang elektromagnetis atau menimbulkan medan magnet.
Solusinya jauhkan peralatan yang menimbulkan gangguan. Bila gangguan tetap muncul kemungkinan masalahnyab ada pada monitor kita sendiri. Kemungkinan letak masalahnya ada di drive pengatur vertikal atau horizontal atau keduanya. Bila kecepatan raster yang menyapu layar berubah-ubah, pixel di suatu gambar yang tampak pada layar boleh jadi akan menutup secara bersama-sama, sementara pixel diarea layar yang lain akan muncul terlalu lama. Cobalah memeriksa lineariatas drive vertikal dan horizontalnya.
15. Tampilan Yang Muncul Tampak Bergelombang.
Jika tampilan yang muncul tampak bergelombang, kemungkinan terbesar sumbernya ada pada power supply.Solusinya, gunakan multimeter untuk memeriksa output dari setiap suplai listrik ke semua komponen. Bila anda sudah menemukan suplai listrik yang bermasalah, perbaiki jalur suplai listrik ke tempat itu atau untuk praktisnya, ganti saja board power supply-nya secara keseluruhan.
16. Warna Yang Muncul Berubah Ketika Monitor Panas.
Apabila warna yang muncul berubah ketika monitor panas, kemungkinan terbesar ada kerusakan pada sirkuit amplifier video.
Seharusnya, monitor harus memunculkan warna yang sama baik dalam kondisi dingin maupun panas. Matikan monitor dan buka penutupnya, lalu mulai periksa kabel video, terutama kabel yang menghubungkan board raster dengan bagian dalam monitor. Bila koneksinya terlalu longgar, kencangkan. Juga periksalah sambungan antara board video amplifier dengan board raster.
17. Gambar Makin Menyempit ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas.
Apabila gambar makin menyempit ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya adalah salah satu sirkuit pengatur sapuan horizontal lemah atau berubah nilainya ketika monitor panas.
Solusinya matikan monitor, laluy periksa semua kapasitor yang beralokasi di sekeliling transistor output horizontal. Seringkali, problem semacam ini sangat sulit untuk dideteksi, karena mendeteksi kapasitor yang rusak sangat sulit dilakukan. Maka, mulailah dari memeriksa sambungan-sambungan solder diantara sirkuit dan kabel-kabel. Jika masalahnya tidak teratasi, yang perlu dilakukan adalah melakukan penyolderan ulang terhadap semua komponen pada transistor dan board raster.
18. Gambar Melebar ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas.
Jika gambar melebar ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya sama dengan gambar menyempit horizontal.
Solusinya sama seperti problem gambar menyempit. Bilamana anda tidak ingin memeriksa satu per satu komponen yang bermasalah, anda bisa langsung mengganti board raster dengan yang baru.
19. Gambar Detail Pada Resolusi Grafis Tinggi Kabur.
Jika gambar detail pada resolusi grafis tinggi kabur, kemungkinan besar sirkuit amplifier videonya soak atau terlalu lemah. Gambar resolusi tinggi memerlukan bandwidth yang tinggi, sehingga amplifier videonya memerlukan variasi respon yang cepat antar pixel. Bila amplifier video lemah, gambar pada resolusi tinggi akan sedikit kabur. Masalah ini akan hilang ketika monitor bekerja pada resolusi rendah.
Solusinya periksa amplifier video yang menghasilkan sinar elektron. Bila terjadi kerusakan, ganti atau perbaiki bagian tersebut saja. Solusi sementaranya, jangan setel monitor pada resolusi terlampau tinggi.
20. Gambar Yang Muncul Patah-patah dan Tidak Stabil.
Apabila gambar yang muncul patah-patah dan tidak stabil, sirkuit pengatur voltase atau board raster bermasalah.
Solusinya periksa seluruh sirkuit dan sambungan pada board. Ingat bahwa sumber utama penghasil tiga warna utama yang memberikan sajian gambar ketika tidak bekerja secara sempurna ketika bermasalah. Solder ulang seluruh sambungan pada board amplifier video bilamana diperlukan
Jika gambar tidak muncul, masalahnya tidak ada sinyal gambar yang dimunculkan ke monitor. Solusinya periksa sinyal video yang terdapat pada board video adapter CRT, karena komponen ini kemungkinan rusak atau terbakar.
2. Kabel Heater Pada CRT Terbuka.
Setiap kali CRT dinyalakan, heater akan bekerja. Ketika CRT dimatikan, heater juga ikutan jadi dingin. Perubahan panas yang berulang-ulang dan dalam waktu lama akan membuat heater menjadi terbuka dan panas merembes keluar dari kabel ini.
Solusinya karena kabel heater ini terdiri dari tiga macam (merah, hijau, biru) kita dapat melihat kerusakannya pada warna yang akan muncul. Akan tetapi, kabel ini tidak dapat diganti kecuali anda mengganti tabung katodanya sama selaki. Bila kabel ini rusak, praktis anda harus mengganti monitor anda dengan yang baru.
3. Katoda Terhubung Dengan Control Grid.
Katoda adalah bahan yang terbuat dari logam tidak tahan korosi, sehingga memungkinkan terhubung dengan control grid. Apabila hal ini terjadi, control grid akan kehilangan efektivitaasnya, dan akan berakibatkan warna yang muncul menjadi soak alias pudar. Pada umumnya, gejala ini seringkali muncul.
Solusinya bila sudah terjadi kontak, tidak ada yang mungkin bisa dilakukan. Yang paling baik adalah mencegah terjadinya kontak antara katoda dan control grid, dengan memberikan pembatas antara control grid dengan seluruh katoda.
4. Satu atau Lebih Warna Tampak Lemah.
Jika satu atau lebih warna tampak lemah, maka masalah ini pada umumnya terjadi karena pada katoda terbentuk lapisan ionik yang menghambat pelepasan elektronmenuju layar. Gejala semacam ini membuat katoda menjadi kurang efektif dalam menembakkan elektron, yang mengakibatkan lemahnya warna pada layar monitor. Gejala ini akan terlihat di mana salah satu warna yang dihasilkan di layar monitor tampak lebih lemah.
Solusinya periksa drive board video CRT anda, apakah ikatan solder pada salah satu tabungnya kendor atau lepas. Solder ikatannya. Bila gambar sudah terlampau buram, satu-satunya kemungkinan adalah mengganti tabungnya. Namun, biasanya kerusakan semacam ini hanya terjadi setelah penggunaan dalam waktu lama.
5. Fosfor Pada Tabung Katoda Tampak Kusam.
Fosfor merupakan senyawa kimia yang akan memunculkan warna tertentu ketika terkena sinar elektron berenergi tinggi. Pada monitor lama, kita seringkali menjumpai gambar yang tampak kuyu, dengan kontras warna yang bisa diatur maksimal.
Solusinya tidak ada cara lain kecuali mengganti tabung katoda, tetapi umur fosfor bisa dihemat dengan mengatur brightness pada tingkat minimum dan anda bisa memasang screen saver pada layar monitor untuk mengurangi peredaran fosfor yang terlalu lama.
6. Control Grid Pada CRT Terbuka.
Control grid digunakan untuk membatasi sinar yang dihasilkan oleh katoda, dengan memasang suatu muatan potensial pada grid. Bila control grid terbuka, akibatnya tidak ada lagi muatan potensial pada grid untuk mengontrol intensitas sinar dan sinar akan memancar dengan intensitas penuh
Solusinya, periksa apakah katoda dengan control gird heater dengan katoda terjadi hubungan pendek (short) atau tidak. Bila anda tidak menemukan hubungan pendek (diperiksa dengan menggunakan multimeter) control grid kemungkinan telah terbuka. Solusi satu-satunya tabung harus diganti.
7. Focus Grid Pada CRT Terbuka.
Oksidasi dapat membuat hubungan pendek antara katoda dengan kontrol grid atau control grid dengan screen grid. Screen grid berfungsi untuk mengarajhakan gerakan elektron menuju layar. Bila screen grid mengalamu hubungan pendek, energi elektron yang memancar ke layar akan berkurang sehingga akan mengurangi intensitas sinar yang berpendar pada fosfor dan dengan demikian akan mengurangi kecerahan gambar secara keseluruhan. Pada beberapa kasus yang parah, justru gambar tidak muncul sama sekali.
Solusinya, anda dapat mengukur apakah terjadi hubungan pendek pada screen grid atau tidak, dengan menggunakan multimeter untuk mengukur voltase pada grid tersebut. Biasanya grid memiliki voltase antara 250 sampai dengan 750 volt pada situasi normal. Bila voltase terlampau rendah, matika monitor lalu lepaskan drive board video yang ada di leher tabung kemudian restart monitor dan ukur kembali voltasenya. Bila voltase screen grid kembali normal bisa dipastikan bahwa screen grid mengalami hubungan pendek. Bila voltase tetap rendah, kita boleh curiga terjadi kerusakan pada sirkuit yanhg mengatur voltase pada screen.
8. Gambar Tampak Merah atau Biru Kehijauan.
Apabila gambar tampak merah atau biru kehijauan (mendekati cyan), masalahnya adalah terdapat problem pada sirkuit video untuk jalur merah.
Solusinya, pastikan sebelumnya bahwa kontrol setting monitor berada pada kondisi normal. Bila control warna diset pada kondisi baik sementara warna kemerahan tidak juga hilangh, periksalah sirkuit drive video yang tersambung dengan warna merh. Kita memerluan osiloscope untuk melacak sinyal video input dan video output. Bila tidk terdapat sinyal video merah pada amplifier input, periksa sambungan antara monitor dengan board video adapter. Bila koneksi baik, cobalah gunakan monitor lain yang bekerja baik. Bila problem tetap terjadi pada monitor tersebut, gantilah board video adapter pada monitor yang rusak. Kita dapat membandingkan karakteristik sinyal antara monitor yang rusak dengan monitor yang baik lalu menarik kesimpulan, dimana letak masalahnya. Bila anda tidak memiliki alat semacam osiloskop dan tidak terlalu ingin ribet, langsung saja ganti seluruh board video adapternya.
9. Gambar Tampak Tua Dengan Warna Biru atau Muncul Warna Kekuning-kuningan.
Apabila gambar tampak tua dengan warna biru atau muncul warna kekuning-kuningan, masalahnya adalah sirkuit drive video jalur warna biru rusak.Solusinya sama seperti problem sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk memeriksa sumber kerusakan. Sebelumnya, kita harus memastikan bahwa setting warna pada monitor berada pada posisi normal.
10. Gambar Tampak Tua Kehijauan atau Merah Kebiruan.
Jika gambar tampak tua kehijauan atau merah kebiruan (mendekati magenta), masalahnya adalah sirkuit drive jalur warna hijau rusak. Solusinya sama seperti problem sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk memeriksa sumber kerusakan. Untuk ketiga masaah terakhir, bilamana sinyal video yang diukur bekerja dengan baik, tetapi tetap muncul masalah yang sama, curigai kerusakan pada CRT itu sendiri. Kemungkinan, katoda atau kontrol gridnya yang rusak. Bila anda memiliki alat untuk mengetes CRT, periksa tabungnya apakah masih baik atau memang sudah soak. Bila hasilnya buruk, mau tidak mau anda harus mengganti tabungnya.
11. Garis Horizontal atau Vertikal Muncul di Tengah Layar.
Apabila garis horizontal atau vertikal muncul di tengah layar, masalahnya terjadi kerusakan pada sirkuit drive horizontal atau vertikal.Solusi untuk praktisnya, anda mengganti board monitor utama. Bila anda sedikit mau bersusah payah, anda perlu untuk memeriksa sirkuit yang menghasilkan sapuan vertikal pada board. Periksa apakah semua kabel terhubung dengan baik. Kadangkala, kerusakan ini disebabkan oleh kabel-kabel yang kendor akibat panas yang berlebihan di dalam sistem monitor.
12. Gambar Hanya Muncul di Bagian Atas atau Bawah Monitor.
Apabila gambar hanya muncul di bagian atas atau bawah monitor, kemungkinan besar masalahnya ada pada amplifier vertikal
Solusinya, gunakan osiloskop untuk memeriksa amplifier ini. Bila tidak ada alat tersebut, ganti board utama monitor, lalu ketika gambar sudah tersimpan kembali, pastikan untuk memeriksa linearitas vertikal monitor.
13. Tidak Ada Gambar Maupun Raster.
Apabila tidak ada gambar maupun raster, masalahnya adalah sambungan kabel monitor ke CPU dan video card tidak berfungsi benar, atau sirkuit dalam monitor rusak.
Solusinya pastikan terlebih dahulu bahwa CPU dan video card bekerja baik. Setelah itu, periksa monitor yang rusak lalu cobalah menyalakan brightness dan contrastnya. Mulailah dengan memeriksa sinyal sinkronisasi vertikal dan horizontalnya. Bila tidak ada sinyal, tidak akan muncul raster. Bila sinyal ada, kemungkinan besar masalahnya ada pada sirkuit pengatur voltase tinggi atau drive horizontal tidak bekerja dengan mengatasinya dengan baik. Jika salah satu output dari power supply bermasalah, kita dapat mengatasinya dengan memeriksa rangkaian power supply atau mengganti dengan power supply yang baru.
14. Karakter yang Muncul di Layar Tidak Sempurna.
Jika karakter yang muncul di layar tidak sempurna, masalahnya monitor terganggu oleh keberadaan peranti lain yang memancarkan gelombang tertentu. Peranti lain itu contohnya radio, televisi, ponsel, atau monitor lain yang memancarkan gelombang elektromagnetis atau menimbulkan medan magnet.
Solusinya jauhkan peralatan yang menimbulkan gangguan. Bila gangguan tetap muncul kemungkinan masalahnyab ada pada monitor kita sendiri. Kemungkinan letak masalahnya ada di drive pengatur vertikal atau horizontal atau keduanya. Bila kecepatan raster yang menyapu layar berubah-ubah, pixel di suatu gambar yang tampak pada layar boleh jadi akan menutup secara bersama-sama, sementara pixel diarea layar yang lain akan muncul terlalu lama. Cobalah memeriksa lineariatas drive vertikal dan horizontalnya.
15. Tampilan Yang Muncul Tampak Bergelombang.
Jika tampilan yang muncul tampak bergelombang, kemungkinan terbesar sumbernya ada pada power supply.Solusinya, gunakan multimeter untuk memeriksa output dari setiap suplai listrik ke semua komponen. Bila anda sudah menemukan suplai listrik yang bermasalah, perbaiki jalur suplai listrik ke tempat itu atau untuk praktisnya, ganti saja board power supply-nya secara keseluruhan.
16. Warna Yang Muncul Berubah Ketika Monitor Panas.
Apabila warna yang muncul berubah ketika monitor panas, kemungkinan terbesar ada kerusakan pada sirkuit amplifier video.
Seharusnya, monitor harus memunculkan warna yang sama baik dalam kondisi dingin maupun panas. Matikan monitor dan buka penutupnya, lalu mulai periksa kabel video, terutama kabel yang menghubungkan board raster dengan bagian dalam monitor. Bila koneksinya terlalu longgar, kencangkan. Juga periksalah sambungan antara board video amplifier dengan board raster.
17. Gambar Makin Menyempit ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas.
Apabila gambar makin menyempit ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya adalah salah satu sirkuit pengatur sapuan horizontal lemah atau berubah nilainya ketika monitor panas.
Solusinya matikan monitor, laluy periksa semua kapasitor yang beralokasi di sekeliling transistor output horizontal. Seringkali, problem semacam ini sangat sulit untuk dideteksi, karena mendeteksi kapasitor yang rusak sangat sulit dilakukan. Maka, mulailah dari memeriksa sambungan-sambungan solder diantara sirkuit dan kabel-kabel. Jika masalahnya tidak teratasi, yang perlu dilakukan adalah melakukan penyolderan ulang terhadap semua komponen pada transistor dan board raster.
18. Gambar Melebar ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas.
Jika gambar melebar ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya sama dengan gambar menyempit horizontal.
Solusinya sama seperti problem gambar menyempit. Bilamana anda tidak ingin memeriksa satu per satu komponen yang bermasalah, anda bisa langsung mengganti board raster dengan yang baru.
19. Gambar Detail Pada Resolusi Grafis Tinggi Kabur.
Jika gambar detail pada resolusi grafis tinggi kabur, kemungkinan besar sirkuit amplifier videonya soak atau terlalu lemah. Gambar resolusi tinggi memerlukan bandwidth yang tinggi, sehingga amplifier videonya memerlukan variasi respon yang cepat antar pixel. Bila amplifier video lemah, gambar pada resolusi tinggi akan sedikit kabur. Masalah ini akan hilang ketika monitor bekerja pada resolusi rendah.
Solusinya periksa amplifier video yang menghasilkan sinar elektron. Bila terjadi kerusakan, ganti atau perbaiki bagian tersebut saja. Solusi sementaranya, jangan setel monitor pada resolusi terlampau tinggi.
20. Gambar Yang Muncul Patah-patah dan Tidak Stabil.
Apabila gambar yang muncul patah-patah dan tidak stabil, sirkuit pengatur voltase atau board raster bermasalah.
Solusinya periksa seluruh sirkuit dan sambungan pada board. Ingat bahwa sumber utama penghasil tiga warna utama yang memberikan sajian gambar ketika tidak bekerja secara sempurna ketika bermasalah. Solder ulang seluruh sambungan pada board amplifier video bilamana diperlukan
Troubleshooting: Kerusakan LCD Laptop
1. Garis vertikal berwarna pada monitor LCD.
Banyak garis-garis vertikal berwarna berubah warna acak. Jika menggunakan monitor eksternal tampilan normal
Ketika Layar LCD digerakan membungkuk terjadi perubahan. Ada Teks horisontal di tengah-tengah layar.
Dalam kasus ini, matriks lingkaran rusak.
Solusi : Ganti LCD.
2. Garis vertikal pada layar LCD.
Garis-garis vertikal warna yang berbeda pada monitor Anda akan muncul setelah Anda memulai komputer Anda.
Jika kita gerakan sedikit LCD membungkuk, garis-garis pada layar mungkin hilang. Sebuah derivasi untuk tampilan eksternal semua baik-baik saja. Sayangnya, garis-garis pada layar menunjukkan kegagalan matriks LCD itu sendiri dan layar tidak terhubung dengan baik. Ini adalah masalah yang cukup umum dipecahkan dengan mengganti LCD.
3. Merah dan biru garis-garis pada layar.
Garis vertikal di seluruh layar LCD. Kadang-kadang pita merah, kadang-kadang biru, mungkin menjadi lebih luas dan berubah warna menjadi putih.
Sebuah gambar yang sama pada monitor eksternal, Tench vertikal yang sama. Kemungkinan besar masalah dengan kartu VGA. Pada beberapa laptop kartu grafis terintegrasi ke dalam motherboard, tetapi pada model lain adalah modul terpisah.
Solusi : Ganti chip VGA
4. Riak pada monitor.
Merah riak di layar komputer. Pada layar eksternal semua jelas, gambar sangat baik. Kita dapat mengasumsikan bahwa matriks yang rusak atau kabel.
Tapi setelah menggantikan matriks dan inverter gambar muncul tidak setabil. Hal ini disebabkan gangguan kontak antara kartu video dan motherboard.
Solusi : Ganti chip VGA atau mainboard.
5. Gambar di sisi layar.
Kiri setengah layar bekerja dengan baik, namun sisi kanan benar-benar putih.
Solusi : Ganti LCD
6. Tampilan Layar LCD yang buruk
Berikut laptop lain dengan layar LCD yang buruk. Band dengan riak-riak di layar.
Solusi : Ganti LCD
7. Garis vertikal pada layar laptop.
Jika dengan layar eksternal timbul penyakit Warna-warni garis-garis pada layar.
Jika Anda memutar layar sedikit, menjadi gambar terdistorsi dengan garis horizontal di matriks.
Setelah beberapa detik gambar mengacak
Solusi : Ganti LCD
8. Memantau perubahan warna atau gambar negatif pada layar.
Semua warna yang terbalik - putih berbalik hitam, hitam berbalik putih, kuning berbalik merah, dll Laptop ini menunjukkan inversi warna yang kuang tepat. Seperti yang Anda lihat, logo Toshiba di lampu hijau bukan merah. Latar belakang abu-abu berbalik hitam. Logo Intel harus biru di latar belakang putih, dan merah pada hitam.
Solusi: Ganti LCD
9. Strip putih pada monitor.
Garis putih yang luas di tengah layar laptop Anda berarti bahwa matriks yang rusak.
Solusi : Ganti LCD
10. Tampilan LCD sebagian
Ketika menghidupkan gambar laptop muncul hanya pada sisi kiri layar diikuti oleh garis merah dan hitam vertikal, dan latar belakang biru di antara mereka. Sebagai perwujudan layar LCD yang rusak.
Solusi : Ganti LCD
11. Gambar berkedip atau menghilang.
Ketika memutar layar laptop, layar berkedip, garis horisontal muncul di tempat yang berbeda atau gambar hilang sepenuhnya. Namun, dalam posisi tertentu yang mungkin datang kembali gambar normal atau layar menjadi hitam.
Solusi : Ganti Kabel Inverter
Troubleshooting: Cara Mengecek dan Memperbaiki Dead Pixel Pada LCD
Setelah masa penggunaan yang lama kemungkinan sebuah LCD mengalami dead pixel bisa terjadi, bisa di karenakan adanya benturan atau karena pemakaian yang berlebih. Namun bagi kita sangat sulit melihat tanda dead pixel pada layar LCD kita karena sangat kecil atau tersamarkan dengan warna yang ada di layar, ada cara sederhana untuk mengecek apakah layar LCD kita terkena dead pixel atau tidak, dengan menampilkan warna solid pada layar penuh dan dengan kombinasi warna yang berbeda kita akan bisa melihat dead pixel yang ada di layar, walaupun memerlukan ketelitian extra karena biasanya sangat kecil, namun apabila sudah sangat besar itu tandanya layar akan segera minta ganti.
Ada sebuah software yang bisa membantu kita untuk mengecek apakah layar kita ada tanda tanda adanya dead pixel, namanya PixelRepairer .
Software ini mempunyai beberapa fitur, antara lain:
- Membantu menemukan dead pixel
- Mempu membantu memperbaiki dead pixel
- Perbaikan dead pixel bisa dijalankan tanpa harus berhenti bekerja dengan komputer
- Tidak memerlukan installasi (portable)
- Dapat menangani berbagai monitor yang terpasang di komputer
Cara penggunaan:
- Bersihkan monitor bisa dengan pembersih yang tersedia di pasaran
- Jalankan PixelRepairer
- Jika tombol search tidak aktif, aktifkan dengan klik tombol Search, yang ada gambar loop, kiri paling atas
- Jika lebih dari satu monitor yang terkoneksi, pilih salah satu
- Pilih salah satu warna di daftar warna (Pattern) agar dead pixel jelas terlihat
- Klik tombol Enable, sehingga tampilan monitor berubah satu warna atau satu pola
- Periksa layar monitor, jika ada titik/pixel yang mempunyai warna selain warna yang dipilih, berarti terdapat dead pixel di monitor
- selesai apabila terdapat dead pixel ingatlah posisinya , bisa juga dengan di tandai.
Software ini juga memiliki fitur untuk memperbaiki dead pixel yang ada, walaupun tidak menjamin 100% berhasil namun apa salahnya kita mencoba , apabila berhasil sangat membantu kita bukan tanpa beli LCD lagi.
Berikut adalah cara repair dead pixel dengan PixelRepairer:
- Jalankan PixelRepairer
- Klik tombol Repair (tombol/gambar kedua dari atas)
- Tambahkan area perbaikan, dengan klik tombol Add, sehingga akan muncul kotak kecil yang disebut “Repairer”. Ukurannya bisa kita sesuaikan dengan menggeser opsi size di bagian bawahnya.
- Drag atau geser kotak kecil “Repairer” ke posisi dimana terdapat dead pixel
- Pilih mode operasi: noise atau solid. Jika noise tidak berhasil, coba lagi dengan memilih opsi solid.
- Pilih ukuran perbaikan, harus mencakup area yang terdapat dead pixel
- Set Frequency sama dengan frekuensi monitor. Jika tidak diubah, biasanya frekuensinya 60Hz
- Jika Dead pixel terdapat di beberapa tempat, tambahkan Area “Repairer” lainnya
- Minimize window program ini
- Tunggu sekitar satu jam
Tunggu sampai proses selesai dan coba lihat hasilnya … semoga berhasil.
Troubleshooting: Monitor LCD Mati Total
Pada semua seri FLATRON LCD,kerusakan yg amat sering terjadi adalah kerusakan pada sistem regulatornya dan hampir terjadi pada semua type ( mulai 15″- 25″ ).Ini mungkin di sebabkan karena kerja monitor yang memang nonstop 24 jam terus tanpa istirahat sedikit pun.
Untuk memulai mereparasinya dapat anda ikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Buka /lepaskan 4 buah baut di belakang panel.Baut ini mengunci casing panel belakang dengan box metal dari rangkaian regulator dan inverter.
2. Buka casing monitor dengan cara menggunakan obeh pipih (Minus)untuk melepaskan kunci casing body di semua sisi body monitor.Karena monitor LCD ini tidak menggunakan baut sebagai pengunci body.seperti saat kita membongkar remote control.
3. Angkat casing belakang panel dan lepaskan soket J1 ,soket yg menuju tombol panel control disisi samping.
4. Lepaskan soket yang menuju perangkat LCD ( soket-soket inverter dan kabel data LCD )hati2 jangan sampai kabel data nya robek.
5. Buka box metal penutup blok regulator dengan cara melepaskan isolasi/perekat nya.
6. Buka baut PCB blok regulator ini agar dapat kita angkat/keluarkan dari dalam box pelindung ini.
7. Segera dapat anda lihat langsung ,ada beberapa elco 2-3 buah yang kelihatan menggembung, yaitu : C202 ( 470/25V ), c203 ( 680/25V ) dan C204 (1000/25V).
8. Ganti ketiga komponen tersebut, It’s finish then working….mudah bukan?..
Sebagai tambahan regulator ini menggunakan transistor utama type : STK 0765,bila sulit mencari penggantinya dapat anda gunakan TR FET type : FS 7UM atau FS10 UM.
Jika anda mendapatkan keluhan dari monitor LCD LG FLATRON type berapa saja,jangan ragu untuk mereparasinya karena hanya bagian ini saja lah yang sangat sering terjadi kerusakan.
Langganan:
Postingan (Atom)